Cellular Automata

Bismillahirohmanirohim…..Susah banget nemuin materi tentang cellular automata dalam bahasa indonesia..bahasa jawa sih banyak (hehehhe..). Ya sudah saya rangkumkan saja. Pertama kali diperkenalkan oleh John Von Neuman dan Stain Slaw Marchin Ulam dengan nama awal (cellular space) pada tahun 1948. Sebagai idealisasi sistem biologi.

Definisi:

Cellular automata merupakan permoelan matematika dari suatu sisterm fisis dimana ruang dan waktu sistem tersebut dijadikan diskrit. Dan kuantitas fisisnya terdiri dari himpunan berhingga nilai-nilai diskrit. Sebuah cellular automata mengandung kisi reguler dengan variable diskrit tiap selnya. nih contoh gambar untuk sel segitiga  :

Keadaan suatu cellular automata sepenuhnya dipengaruhi oleh variable yang  dimiliki tiap sel.  Cellular automata bekerja dengan tahapan waktu yang diskrit, dimana nilai variable sel dipengaruhi oleh nilai variabel sel tetangganya di tahapan waktu sebelumnya.  Tetangga dari suatu sel yaitu sel -sel yang berdekatan dengan sel itu sendiri. Variable sel diperbaharui secara simultan, berdasarkan kepada nilai variabel yang dimiliki sel tersebut dan tetangganya di tahapan waktu sebelumnya, menurut aturan lokal tertentu ( wolfram , 1983).

Elemen cellular automata:

Secara formal di bagi menjadi empat bagian utama yaitu :

1. Kisi

Fisik terluar suatu cellular automata berlaku sebagai tempat dimana proses komputasi dilakukan dan evolusi diterapkan( hadooh bingngung saya) :d. Pada kisi terdapat sel, sel merupakan tempat menyimpan informasi keadaan ( sebagai memori). Bentuk sel dalam kisi harus seragam( umumnya persegi). Sering direpresentasikan dengan dot ( titik).  Kemudian munculn notasi d yang menyatakan dimensi  dari kisi. Ada berapa tinkatan:

a. 1 dimensi (1d) merupakan kisi yang paling sederhana , seperti untaian manik2.  Disebut elementary cellular automata.

b. 2d ( 2 dimensi) selnya tersusun seperti grid.  contohnya pada simulasi Game Of Life

c.  3d ( 3dimensi) biasanya adalah perluasan dari kisi 1d agar lebih real. ( misal : simulasi gerak partikel dalam kotak )

2. Keadaan sel

Bentuk dan ukuran  selnya memang seragam namun, setiap sel dapat mempunyai keadaan berbeda.  Keadaanya haruslah dibatasi. Pada keadaan yang paling sederhana sel tersebut terdiri dari keadaan off dan on, tapi bisa lebih kompleks.  Istilah keadaan berkaitan dengan sifat lokal yang mengacu pada sel, sedangkan konfigurasi mengacu pada sifat global keadaan kisi.

3. Tetangga

Tetangga merupakan sel2 yang berada disekitar satu sel.  Keadaan satu sel  akan bergantung pada sel tersebut dan keadaan tetangganya. Parameter terhadap tetangga sering disebut variabel R, yang menyatakan jarak terjauh sel tetangga yang masih berpengaruh terhadap sel. Untuk cellular automata yang berdimensi satu apabila ditetapkan R= 1 , maka didapat 3 sel yang berperan pada keadaan  sel i. Tiga sel tersebut adalah (i), (i-1) , (i +1). Segini aja dulu ya capek nulisnya..klo ada kesempatan nanti saya lengkapi…hehehhe..<jie> klo gak salah Stephen Wolfram nulis buku juga tantang cellular automata judulnya The New Kind of Science (TNKS) klik aja untuk download. Ntar saya cari ah ….

Daftar pustaka :

http://en.wikipedia.org/wiki/Cellular_automata

Tugas Akhir Pemodelan Arus  Lalulintas dan Konsumsi  Bahan bakar dengan Methode Cellular Automata (oleh : Dimas Putra Susanto).

Advertisements
Published in: on December 16, 2008 at 7:00 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://harji.wordpress.com/2008/12/16/cellular-automata/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: